Skip to main content

Hasil Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2020 : Argentina Ditahan Imbang Paraguay 1-1 Dikandang Sendiri

 


Argentina gagal mendapatkan 3 poin dikandangnya sendiri pada pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona CONMEBOL. Melawan Paraguay mereka bermain imbang dengan skor 1-1.

Tuan rumah tertinggal lebih dulu, Paraguay membuka gol pertama lewat eksekusi penalti dari Angel Romero di menit ke-21. Namun, Argentina dapat menyamakan skor sebelum jeda babak pertama tepatnya pada menit ke-41 lewat aksi Nicolas Gonzalez.

Meski bermain imbang, Argentina saat ini berada pada posisi pertama di klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2022. Dari tiga pertandingan yang mereka mainkan, Messi dan rekan-rekannya mengoleksi 7 poin. Sedangkan, Paraguay menempati posisi ke-4 klasmen sementara yang baru mengoleksi 5 poin dari 3 pertandingan yang sudah mereka mainkan.

Argentina memainkan Lionel Messi dari awal pertandingan, meskipun kondisi fisiknya belum terlalu baik. Messi diduetkan dengan Lautaro Martinez dan Ocampos di lini serang meraka untuk mengacak-acak pertahanan lawan.

Artikel Terkait Takluk Di Tangan Jerman, Ukraina Masih Cukup Puas

Meskipun bermain tandang, Paraguay bermain menyerang dan tak gentar menghadapi Argentina yang diisi oleh beberapa pemain terbaik dunia, mereka justru beberapa kali mengancam gawang tuan rumah dan mendapatkan peluang berbahaya. Serangan mereka membuahkan hasil tepat di menit ke-18, setelah Miguel Amiron dilanggar oleh Lucas Martinez didalam kotak penalti. Akibat dari pelanggaran tersebut mereka di hadiahi tendangan penalti oleh wasit.

Angel Romero yang bertugas untuk menendang penalti tersebut tak menyia-nyiakannya, tendangannya yang terukur menjebol gawang tuan rumah. Paraguay untuk sementara memimpin dengan skor 0-1.

Argentina juga pada pertandingan ini kehilangan pemainnya Exequiel Palacios yang mengalami cedera pada babak pertama di menit ke-30. Giovanni Lo Celso pun dimasukkan untuk mengantikan posisi pemain tersebut.

Dengan masuknya Lo Celso memberikan pengaruh yang cukup baik bagi tuan rumah. Umpan yang dikirimkannya pada menit ke-41 melalui sepakan pojok dapat dimanfaatkan Nicolas Gonzalez menjadi sebuah gol penyeimbang sebelum jeda babak pertama.

Lionel Messi sempat membawa Argentina unggul pada menit ke-58, tetapi wasit menganulir golnya setelah melihat tanyangan VAR, yang dimana sebelum terciptanya gol terlebih dahulu terjadi pelanggaran. Lionel Scaloni sangat marah dengan keputusan wasit tersebut, skor 1-1 masih tetap bertahan.

Skor 1-1 pun menjadi penutup laga kali ini kedua tim harus puas berbagi angka. Meski unggul dalam penguasaan bola nyatanya Argentina tak mampu menciptakan gol tambahan. 


Susunan Pemain 

Argentina 3-4-3: Armani, Otamendi, Martinez, Montiel, Nicolas Gonzalez, Exequiel Palacios, Paredes, De Paul, Ocampos, Lautaro Martinez, Lionel Messi.

Paraguay 4-3-3: A Silva, Rojas, F Balbuena, Gustavo Gomez, J Alonso, Gimenez, Cardozo, Mathias Villasanti, Angel Romero, Lezcano, Miguel Almiron.


Comments

Popular posts from this blog

Hasil Pertandingan LaLiga Spanyol 21 September 2021 : Barcelona 1-1 Granada

  Ronald Koeman "tidak akan menjawab pertanyaan lagi tentang masa depan" setelah sundulan menit akhir Ronald Araujo menyelamatkan satu poin untuk tim Barcelona yang malang melawan Granada. Itu tidak banyak untuk menutupi celah-celah tampilan rumah yang buruk lainnya karena tekanan terus membangun pada Koeman. Bek tengah Araujo - bermain sebagai striker darurat - mencetak gol tepat di akhir babak yang didominasi Barca. Granada sempat memimpin sejak menit kedua melalui sundulan Domingos Duarte. Tetapi setelah direndahkan oleh Bayern di Liga Champions pekan lalu, itu tidak akan banyak mengangkat semangat, karena pertanyaan terus diajukan tentang masa depan Koeman sebagai bos Barcelona. Dan Granada akan kecewa karena tidak meraih kemenangan pertama musim ini - dan kemenangan kedua dalam dua musim di Nou Camp - setelah begitu lama menangani serangan udara dari tim tuan rumah. Peluit akhir disambut dengan peluit oleh penonton tuan rumah, yang kecewa dengan hasilnya dan tidak terkes...

Pembelian Gagal yang Pernah di Buat Jose Maurinho

Jose Mourinho  sudah di kenal sebagai pelatih yang sukses dimana dia melatih sebuah club, setiap club yang dia latih rata-rata dia pasti bisa memberikan gelar, meskipun dia salah satu pelatih terbaik didunia dia pernah melakukan transfer pemain yang gagal. Ini adalah beberapa pemain yang dia beli gagal bersinar. Ricardo Quaresma Pemain ini di beli Mourinho pada saat dai melatih Inter Milan, pada tahun 2008 dia mendatangkan Quaresma dengan bandrol 22 juta euro. Namun sayang dia sebagai pemain sepakbola profesional dia tidak menujukkan kedisplinan sehingga dia banyak menuai krikitikan dari pendukung Inter dan tidak bisa memberikan yang terbaik bagi Inter Milan. Andriy Shevchenko Pemain yang dibeli Jose ini dari AC Milan pada saat dia melatih chelsea. Awal awal bermain di Chelsea dia memang bermain sangat apik mencetak gol dan bermain konsisten. Tapi tak berselang lama permainanya menurun selama di Chelsea dia hanya bisa membuat gol sebanyak 22 dari 77 penampilannya s...

Christian Eriksen di Curigai Sudah Teken Kontrak dengan Real Madrid

Banyak media lokal Spanyol memberitakan bahwa Eriksen sudah melakukan perjanjian pra-kontrak dengan Real Madrid. Pemain ini akan mengakhiri kontraknya pada tahun 2020 nanti, statusnya nanti akan menjadi bebas transfer. Real madrid  sebenarnya sudah tertarik pada  Eriksen  sejak musim lalu, namun sang pemain ini tidak mau dilepas oleh klubnya  Tottenham Hotspur  karena mereka masih membutuhkan gelandang tengahnya ini. Pada Januari nanti  Real Madrid  bisa saja mendapatkan pemain ini karena statusnya bebas transfer, tapi  Tottenham Hotspur  ingin mendapatkan dana segar untuk membeli pemain-pemain baru untuk mengisi skutanya dimusim 2020-2021 nanti. Maka dari itu pemian ini di bandrol dengan harga yang cukup mahal. Dengan badrol yang sangat mahal ini banyak tim-tim yang mudur untuk mendapatkan tanda tangan pemain ini, oleh karena itu  Real Madrid  sangat berhasrat mendatangkannya disamping minimnya persaingan dari tim lain ...